Bendera Tauhid

Sabtu, 22 Oktober 2016

SARA

 S A R A

Konsep untuk tidak mengangkat SARA adalah konsep yg keliru.

SARA sendiri adalah penggabungan dua hal yg tidak setara.

SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar Golongan) terdiri dari dua hal yg berbeda dari segi pihak pembuat keputusan.

Suku dan Ras adalah Qodho (ketetapan) Allah, keputusan Allah, yg tidak bisa ditolak manusia. Kita tidak akan dimintai pertanggung jawaban di akhirat kelak dalam hal ini.

Pilihan Agama dan Golongan adalah keputusan bagi manusia dewasa (Meski di masa kanak2,/keputusan ini dibimbing orang tua). Maka kita akan dimintai pertanggung jawaban esok di hari pembalasan tentang pilihan Agama kita saat dewasa.

Di sisi lain.

Setiap muslim, di pundaknya tertaruh kewajiban untuk menyampaikan kebenaran Islam yg telah terbukti secara rasional.

Berdakwah menyampaikan kebenaran Agama, kepada sesama muslim maupun non-muslim, adalah bentuk cinta seorang muslim pada saudaranya.

Perbuatan berdakwah pada seseorang, pada dasarnya bukan dilandasi karena kebencian pada Suku dan Ras seseorang tersebut.

Tetapi karena kepedulian seorang muslim ketika melihat saudaranya tersesat.

Mengajak seseorang untuk membuat pilihan2 berlandaskan agama, adalah sangat mungkin karena agama ini adalah keputusan manusia bukan Qodho Allah.

Bedakan dengan mengajak seseorang untuk berganti Suku atau Ras yg hal itu mustahil dilakukan.

Jadi konsep untuk tidak mengangkat SARA adalah benar dalam hal Suku dan Ras.

Namun keliru pada bagian Agama dan Golongannya.

*DONI RW*

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar