Kamis, 22 Januari 2015

Pemikiran yg Merubah Umat

Oleh : Syamsul Arifin 

‘Khilafah itu ditegakkan dengan Jihad dan darah!’
‘Khilafah tidak akan tegak kalau hanya ngomong, konferensi atau hanya kumpul-kumpul saja!’
‘Khilafah tidak akan tegak kalau ngemis, tidak berjihad!’
‘Khilafah tidak akan tegak kalau hanya pemikiran’.

Itulah beberapa bentuk pertannyaan yang menyalahkan. Memang dakwah ini berat saudaraku.

Dulu waktu Anda belum bergabung dengan Hizbut Tahrir, anda selalu disinggung karena masih bersikap apatis terhadap dakwah, membuka aurat dan lainnya. Kini, setelah masuk dalam jamaah, Anda juga tidak berhenti diuji. Bahkan, kini lebih berat lagi.

Apakah yang mereka katakana bahwa Dakwah Pemikiran / Ideologi tidak akan menegakkan Khilafah? Tunggu, jangan terburu-buru menyimpulkan, menyalahkan bahkan mencaci dan menghina, karena semuanya adalah tanda dari kemalasan berpikir.

Mari kita simak FAKTANYA!

----------

1. Syeikh Taqiyyudin sudah menjelaskan dalam Kitab Takatul Hizby, bahwa yang meruntuhkan Khilafah tahun 1924 adalah karena lemahnya pemahaman kaum Muslim. Dan itu …. | Pemikiran.

2. Banyak gerakkan dakwah dari gerakan bersenjata, sosial, pendidikan, ahlak, dan lainnya yang sudah mencoba menegakkan Khilafah namun gagal. Itu karena lemahnya … | Pemikiran.

3. Khilafah Utsmaniy, dikalahkan bukan karena lemahnya tentara atau kurangnya persenjataan. Tapi, karena … | Pemikiran.

4. Tentara Khilafah Utsmaniy sangat kuat dan disegani, bahkan dikatakan takkan terkalahkan, namun Khilafah jatuh karena lemahnya bahasa Arab, berhentinya kaum muslim dari aktifitas ijtihad. Dan itu … | Pemikiran.

5. Ratusan tahun Barat mencari kelemahan kaum Muslim, perang demi perang, puluhan kali perang salib, Khilafah tidak bisa dikalahkan. Namun akhirnya jatuh karena lemahnya kaum Muslim akan …. | Pemikiran.

6. Barat mengetahui bahwa cara terbaik mengalahkan Khilafah bukan dengan peperangan fisik, tapi dengan …. | Pemikiran.

7. Mereka berpikir keras untuk meruntuhkan Khilafah, ratusan tahun akhirnya ditemukan bahwa cara yang paling ampuh adalah dengan menjauhkan Alquran dari dada kaum Muslim. Dan itu … | Pemikiran.

8. Kaum Muslim dilemahkan dari sisi pemahaman tentang Islam, diberikan pemahaman Asing. Itu … | Pemikiran.

9. Oleh sebab itu, kaum Muslim sebelum dipecah-belah menjadi beberapa bagian Negara kecil seperti sekarang, mereka dicekoki pemahaman asing seperti nasionalisme. Dan itu … | Pemikiran.

10. Arab meminta lepas dari Turki Utsmaniy, Turki memerdekakan diri oleh Kamal At-Tarturk dan menjadi Negara sekuler. Itu karena … | Pemikiran.

11. Sebelumnya, didirikan sekolah Orientalis, kaum orientalis disebar ke seluruh penjuru dunia Islam dan bertujuan untuk melemahkan Kaum muslim dari segi … | Pemikiran.

12. Dari pemahaman yang rancu tentang Islam, lemahnya pemikiran akhirnya mereka mengadopsi hukum-hukum Barat. Dan itu karena lemahnya … | Pemikiran.

13. Kaum Muslim dinistakan seperti sekarang karena mereka lemah akan pemahaman yang benar tentang Islam. Dan itu juga disebabkan oleh … | Pemikiran.

14. Sulitnya (bukan mustahil) perjuangan mengembalikan Daulah Islam juga karena banyak kaum muslim yang tidak bahwa Khilafah / Daulah itu wajib ditegakkan dan meninggalkan hukum-hukum sekarang. Itu juga karena … | Pemikiran.

15. Kaum muslim dicekoki pemahaman asing dari mulai sekolah dasar dengan kurikulum liberal dan sekuler hingga mereka dibentuk menjadi apatis terhadap islam. Itu juga masalah … | Pemikiran.

16. Banyak orang Islam tapi tidak mau menerapkan hukum Islam, tidak sholat, tidak menutup aurat dan lainnya. Juga akibat dari lemahnya … | Pemikiran.

17. Barat merencanakan ini ratusan tahun dan kini bisa terlihat hasilnya. Kaum muslim terbagi 42 negara dan seakan tidak pernah bersatu dahulunya, karena mereka tidak memahami sejarah yang memang sudah diputarbalikkan oleh Barat dan antek. Itu masalah … | Pemikiran.

18. Jika Barat menghancurkan Khilafah, melemahkan pemahaman kaum Muslim, dan men-sekulerkan dan meliberlakan Kaum Muslim dengan pemikiran, bukankah solusinya juga … | Pemikiran.

19. Barat mengetahui senjata tidak akan mempan terhadap Khilafah, begit u juga senjata tidak akan mempan untuk menegakkan Khilafah. Namun yang akan menegakkan adalah … | Pemikiran.

20. Kita lihat sejarah, waktu Rosul dakwah di Makkah, saat belum menjumpai Nushroh. Apa yang beliau dakwahkan? … | Pemikiran.

21. Apa yang ditakutkan oleh kaum Quraisy terhadap Rosul dan Sahabat? Mereka tidak memiliki senjata. Tapi karena mereka membawa … | Pemikiran.

22. Quraisy memahami betul bahwa apa yang dibawa oleh Rosul dan Sahabat akan membuat mereka kalah baik dari sisi jumlah, pengaruh dan … | Pemikiran.

23. Oleh sebab itu, kaum muslim disiksa, dicaci, dihina, diburu, dibunuh oleh Quraisy. Itu bukan karena mereka membawa senjata atau melakukan perlawanan. Tapi karena … | Pemikiran.

24. Kemudian, apa yang dilakukan Mus’ab di Madinah hingga suku Aus dan Khazraj masuk Islam dan siap menjadi Nushroh untuk menyebarkan Islam, dimana ini sebelum Khilafah tegak. Apakah Mus’ab datang dengan senjata? atau… | Pemikiran.

25. Sekarang, Barat juga mengetahui, seberapapun kuatnya kelompok bersenjata, selama pemahaman tentang Islam masih lemah, maka itu sama saja. Dan itu disebabkan … | Pemikiran.

26. Berkaca dari runtuhnya Khilafah Utsmaniy, kurang apa mereka coba? Mereka memiliki tentara superpower, menjadi adidaya. Namun kalah akibat lemahnya … | Pemikiran.

27. Maka, bagi Barat, seberapapun banyak dan kuat kelompok bersenjata mengancam mereka, jika itu bukan oleh Khilafah, maka akan tetap melanggengkan hegemoni Barat di Negara-negara Islam. Afghanistan banyak klan Mujahidin namun Demokrasi masih berjalan. Itu karena masyarakat lemah akan … | Pemikiran.

28. ISIS sudah berjuang keras, namun hanya sebatas beberapa wilayah dari Iraq dan Suriah saja yang dikuasai, sistem Demokrasi masih berjalan disebagian besar wilayah Iraq dan Suriah. Ini karena … | Pemikiran.

29. Dan, yang dimaksud Amerika, Eropa dan Rusia takut dengan Hizbut Tahrir bukanlah takut dalam arti Hizb sebagai gerakan tanpa senjata. Tapi kareana … | Pemikiran.

30. Oleh sebab itu, di Amerika, Eropa dan Rusia banyak syabab yang ditangkap dan dipenjara bukan karena membawa senjata. Mereka takut dengan apa yang dibawa Hizb, yaitu … | Pemikiran.

31. Mereka sadar betul dengan apa yang dibawa Hizb akan menyatukan seluruh negeri-negeri Muslim dan Khilafah akan tegak. Ini yang mereka takutkan. Bukan Hizb sendiri tapi apa yang diemban. Itu … | Pemikiran.

32. Mereka mengetahui bahwa ideology Islam yang menyadarkan seluruh muslim bersatu. Ketika bersatu, sudah pasti Khilafah tegak. Itu … | Pemikiran.

33. Mereka mengetahui jika umat Islam sadar akan kekuatan agama dan ideology Islam akan bisa menyatukan kaum Muslim dan mampu menegakkan Khilafah. Dan itu juga … | Pemikiran.

34. Jadi, umat Islam dipecah belah oleh pemikiran maka disatukan kembali juga dengan … | Pemikiran.

35. Oleh sebab itu, jika ingin memahami fakta tentang konstalasi politik dalam dan luar negeri, harus dengan jeli dan harus dengan kecermelangan dan kejernihan … | Pemikiran.

36. Bukan dengan semangat saja, melihat darah dan senjata menjadi wah. Dan bukan begitu cara memahami alur peta politik luar negeri. Harus dengan mendalamnya pemahaman tentang fakta. Itu juga … | Pemikiran.

37. Itulah yang dikatakan sebagai politikus muslim yang ulung dan negarawan yang handal. Sebab dengan … | Pemikiran.

38. Itupula yang menyebabkan Hizbut Tahrir tidak bisa dipidanakan dengan alasan kekerasan atau sabotase dan teroris. Karena apa yang dibawah Hizb adalah … | Pemikiran.

39. Ingat, satu peluru menembus paling banyak dua kepala dengan Magnum Sniper Rifle Kaliber 7.62×51 mm NATO. Namun, dengan Dakwah memahamkan kaum muslim, satu ide, jutaan kepala bisa dirubah, itu terbukti dengan jumlah Hizb yang berkembang pesat. Itu juga … | Pemikiran.

40. Apa yang dibawa Rosul tentang Islam juga … | Pemikiran.

41. Bahkan, Dakwah adalah … | Pemikiran.

42. Jihad juga untuk menyebarkan … | Pemikiran.

43. Semua bersimpul dari … | Pemikiran.

44. Jadi, jangan hina dakwah yang mengedepankan persatuan kaum Muslim dengan tegakknya Khilafah melalui … | Pemikiran.

45. Maka, Khilafah akan tegak sebagaimana janji Rosul bahwa Khilafah yang kedua adalah sama persis seperti Khilafah yang pertama, dari mulai permulaan, perjuangan, penyebaran dan penerapan. Itu semua adalah... | Pemikiran.

Minggu, 18 Januari 2015

Sehat Menurut Islam

Assalamu 'alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh
----------------------
Semoga Allah senantiasa berkenan Memberikan karunia sehat wal afiat 
sejahtera lahir dan batin dan semoga senantiasa
dalam lindungan-Nya

" Sehat dalam AtThibb An Nabawi "  

1. Sehat Spiritual ;
seseorang dianggap sehat ketika keIMANnya KOKOH, MANTAP, ISTIQOMAH di tengah gelombang keHIDUPan yang penuh kerusakan.

2. Sehat Mental dan Akal ;
Seseorang dianggap sehat ketika dia memiliki MENTAL BAJA punya DAYA JUANG YANG TINGGI, bisa mengUBAH persepsi NEGATIF menjadi POSITIF selalu berHUSNU DZON / berpikir POSITIF

3. Sehat Emosi dan Nafsu ;
Seseorang dianggap sehat ketika dia sanggup mengendalikan HAWA NAFSUNYA yang erat kaitannya dengan penyakit penyakit hati (sifat-sifat tercela)

4. Sehat Fisik ;
Seseorang dianggap sehat ketika badan atau jasmaninya MAMPU bertahan terhadap berbagai macam PENYAKIT fisik, tidak punya keluhan dan keterbatasan

Allah berfirman : 
SUNGGUH AKU CIPTAKAN MANUSIA ITU DALAM KEADAAN YANG SEBAIK-BAIKNYA
(QS. AT TIIN)

TUGAS KITA MENJAGA DAN MENGEMBALIKAN KESEMPURNAAN KEADAAN MANUSIA TERSEBUT sehingga akan lahir Generasi- generasi yg SEMPURNA / INSAN KAMIL sesuai dengan firman ALLAH Swt di atas

SALAM SEMANGAT
SELAMAT BERAKTIFITAS

Sabtu, 10 Januari 2015

Keluarga bahagia bukan tanpa masalah

 1.Keluarga Bahagia Bkn Keluarga Tnp Masalah.Sebagaimana keluarga muslim pada umumnya, keluarga nabi Muhammad SAW jg tak luput dari pmslhan

2.Imam muslim meriwayatkan dlm shahihnya ttg Umar yg mendapati  Rasul SAW sedang duduk dikelilingi istri2ny yg tampak masygul & diam membisu

3.Umar kemudian bergumam “aku akan mengatakan sesuatu yang dapat membuat Nabi SAW tertawa”. Ia kemudian berkata

4.“..seandainya engkau melihat binti Kharijah (istri Umar) meminta belanja kpdku,aku akan bangkit menghampiri &akan aku rengkuh lehernya.."

5.Seketika Rasulullah tertawa seraya bersabda “Mereka (yakni istri2 NabiSAW) ini skrg berada di sekelilingku,jg sedang meminta uang belanja”

6.Masalah boleh saja ada,tapi yang terpenting  bagaimana kita bisa mencari solusi sehingga masalah bisa selesai dengan tuntas

7.Pada prinsipnya, masalah  akan cepat selesai apabila terpenuhi tiga hal, yaitu :

 8.(1)menjadikan Islam sebagai landasan hidup berkeluarga;

9. (2)  menjadikan syariat (aturan) islam sebagai pedoman dalam mencari solusi setiap masalah

10. (3) mengembalikan fungsi dan kedudukan suami dan istri sesuai dengan tuntunan Allah dan RasulNya.

11.Menjadikan Islam sebagai landasan hidup adalah penyelamat keluarga dari kehancuran.

12.Dgn ketakwaan kpd Allah SWT,keluarga akan ttp berdiri kokoh walau bermacam2 gangguan  berusaha memalingkan tujuan berkeluarga ssuai Islam

13.
وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مِنْ أَمْرِهِ يُسْرًا
“Barangsiapa bertaqwa kpd Allah, niscaya dprmudahkan urusanny"QS.AtThalaq:4

 14.Penyelesaian setiap masalah dalam rumah tangga haruslah dengan syariat Islam bukan dengan logika yang dituntun oleh hawa nafsu

15.Hanya Allah yg Maha Tahu mana aturan terbaik sesuai firmanNya “..Bisa jd kalian tdk menyukai sesuatu padahal sst itu baik bagi kalian..

 16...dan bisa jd kalian menyukai sst padahal sst itu buruk bagi kalian.Allah mengetahui sedangkan kalian tdk mengetahui “(QS.Al Baqarah:216)

17.Dgn komitmen suami&istri gunakan solusi syariat Islam dr setiap masalah rumah tangga,menjalankan dgn ikhlas,tak mengeluh &penuh suka cita

18. karena meyakini bahwa setiap keterikatan kepada syariat Islam   akan memastikan kebaikan baginya dan juga keridloan Allah kepadanya

 19.Islam  telah menentukan beberapa aturan  menyelesaikan permasalahan rumah tangga, di antaranya sebagai berikut.

20.Pertama,Islam menetapkan kepemimpinan keluarga ada pada suami

21.sehingga  suami diberikan wewenang memberi  pelajaran/mendidik (ta’dib)  ketika istri membangkang ( dalam istilah fikih disebut nusyuz).

22.Di QS An Nisa: 34 Allah memberi  jalan keluar melalui beberapa  tahapan, yaitu menasehati istri dengan nasehat yang baik

23.jika tetap membangkang maka dengan memisahkan ranjangnya, dan terakhir membolehkan suami memukul yg tdk mnyakitkan & bkn dikepala

24.Apa maksud pukulan yang tidak menyakitkan?’ Beliau menjawab, “Pukulan dengan kayu siwak (sikat gigi) atau semacamnya.” (HR. At-Thabari

25.Kedua, sekalipun  suami punya wewenang menghukum istri,suami tidak boleh bersikap sewenang wenang.

26.Ttp harus memperlakukan istri dgn baik &memenuhi semua hak haknya "..dan bergaullah dgn mereka dgb cara yg patut (baik)”QS An Nisa 19

27.Syariat juga  membatasi agar pertengkaran tidak dengan mencaci maki.  Rasulullah SAW bersabda, “jangan kamu menjelekannya” (HR Ahmad)

28.Dan hal yg perlu disadari bagi yg sudah berkeluarga, hendaknya menjadikan masalah keluarga hanya sebagai rahasia berdua (suami dan istri)

29.Karena ketika masalah itu tidak melibatkan banyak pihak, akan lebih mudah untuk diselesaikan.

30. Terkait tujuan ini, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menasehatkan, “jangan kamu boikot istrimu kecuali di rumah” (HR Ahmad).

31.Sekalipun suami istri sedang panas emosinya, namun ketika di luar, harus menampakkan seolah tidak ada masalah.

32.Ketiga,ketika pergaulan yg baik tak berpengaruh,demikian juga cara pemisahan ranjang hingga sampai pukulan tidak menyakitkan tdk brubah

33.sementara masalah ketidaksukaan, kejengkelan dan pembangkangan telah melampaui batas hingga sampai pada perselisihan dan persengketaan

34.maka Islam memberi solusi dengan cara memerintahkan keluarga dari kedua belah pihak untuk menengahi menyelesaikan sbg hakam/juru damai.

35.syarat hakam:Laki-laki,Berlaku Adil diantara kedua belah pihak,mengetahui permasalahan,Disegani oleh kedua belah pihak,Berakal,Muslim

 36.Demikianlah, Islam telah memberikan aturan yang sangat sempurna tentang cara menyelesaikan masalah rumah tangga

Rabu, 31 Desember 2014

ciri hati terikat dunia

Tanda-tanda Hati Anda Sudah Terpaut dengan Kehidupan Dunia :

1. Anda tidak bersiap siap saat waktu shalat akan tiba.

2. Anda melalui hari ini tanpa sedikitpun membuka lembaran Al Qur'an lantaran Anda terlalu sibuk.

3. Anda sangat perhatian dengan omongan orang lain tentang diri Anda.

4. Anda selalu berpikir setiap waktu bagaimana caranya agar harta Anda semakin bertambah.

5. Anda marah ketika ada orang yang memberikan nasihat bahwa perbuatan yang Anda lakukan adalah haram.

6. Anda terus menerus menunda untuk berbuat baik. "Aku akan mengerjakannya besok, nanti, dan seterusnya."

7. Anda selalu mengikuti perkembangan gadget terbaru dan selalu berusaha memilikinya.

8. Anda sangat tertarik dengan kehidupan para selebriti.

9. Anda sangat kagum dengan gaya hidup orang-orang kaya.

10. Anda ingin selalu menjadi pusat perhatian orang.

11. Anda selalu bersaing dengan orang lain untuk meraih cita-cita duniawi.

12. Anda selalu merasa haus akan kekuasaan dan kedigdayaan dalam hidup, dan perasaan itu tidak dapat dibendung.

13. Anda merasa tertekan manakala Anda gagal meraih sesuatu.

14. Anda tidak merasa bersalah saat melakukan dosa-dosa kecil

15. Anda tidak mampu untuk segera berhenti berbuat yang haram, dan selalu menunda bertaubat kepada Allah.

16. Anda tidak kuasa berbuat sesuatu yang diridhai Allah hanya karena perbuatan itu bisa mengecewakan orang lain

17. Anda sangat perhatian terhadap harta benda yang sangat ingin Anda miliki.

18. Anda merencanakan kehidupan hingga jauh ke depan.

19. Anda menjadikan aktivitas belajar agama sebagai aktivitas pengisi waktu luang saja, setelah sibuk berkarir.

21. Anda memiliki teman-teman yang kebanyakannya tidak bisa mengingatkan Anda kepada Allah.

21. Anda menilai orang lain berdasarkan status sosialnya di dunia.

22. Anda melalui hari ini tanpa sedikitpun terbersit memikirkan kematian.

23. Anda meluangkan banyak waktu sia-sia melakukan sesuatu yang tidak bermanfaat bagi kehidupan akhirat.

24. Anda merasa sangat malas dan berat untuk mengerjakan suatu ibadah.

25. Anda tidak kuasa mengubah gaya hidup Anda yang suka berfoya-foya, walaupun Anda tahu bahwa Allah tidak menyukai gaya hidup seperti itu.

26. Anda senang berkunjung ke negeri-negeri kafir.

27. Anda diberi nasihat tentang bahaya memakan harta riba, akan tetapi Anda beralasan bahwa beginilah satu satunya cara agar tetap bertahan di tengah kesulitan ekonomi.

28. Anda ingin menikmati hidup ini sepuasnya.

29. Anda sangat perhatian dengan penampilan fisik Anda.

30. Anda meyakini bahwa hari kiamat masih lama datangnya.

31. Anda melihat orang lain meraih sesuatu dan Anda selalu berpikir agar dapat meraihnya juga.

32. Anda ikut menguburkan orang lain yang meninggal, tapi Anda sama sekali tidak memetik pelajaran dari kematiannya.

33. Anda ingin semua yang Anda harapkan di dunia ini terkabul.

34. Anda mengerjakan shalat dengan tergesa-gesa agar bisa segera melanjutkan pekerjaan.

35. Anda tidak pernah berpikir bahwa hari ini bisa jadi adalah hari terakhir Anda hidup di dunia.

36. Anda merasa mendapatkan ketenangan hidup dari berbagai kemewahan yang Anda miliki, bukan merasa tenang dengan mengingat Allah.

37. Anda berdoa agar bisa masuk surga namun tidak sepenuh hati seperti halnya saat Anda meminta kenikmatan dunia..

Smg bermanfaat..
From akhina Ustadz BUYA MUHAMMAD NURMAN

Istri calon penghuni surga

Seorang lelaki datang menghampiri Rasulullah SAW. Sekonyong-konyong, Muadz, nama lelaki itu, menghampiri kaki Baginda Nabi Muhammad dan bersujud di hadapannya. 

Maka, Rasulullah pun menegur Muadz. “Apa yang kau lakukan ini, wahai Muadz?” Dia lantas menjawab, “Aku mendatangi Syam, aku dapati mereka (penduduknya) sujud kepada uskup mereka. Maka aku berkeinginan dalam hatiku untuk melakukannya kepadamu, wahai Rasulullah.”

Rasulullah SAW pun melarang Muadz. “Jangan engkau lakukan hal itu karena sungguh andai aku boleh memerintahkan seseorang untuk sujud kepada selain Allah, niscaya aku perintahkan istri untuk sujud kepada suaminya. Demi Zat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, seorang istri tidaklah menunaikan hak Rabb-nya sampai ia menunaikan hak suaminya. Seandainya suaminya meminta dirinya dalam keadaan ia berada di atas pelana (hewan tunggangan) maka ia tidak boleh menolaknya.”

Hadis yang diriwayatkan dari sahih Ibnu Majah dan sahih Ibnu Hibban dari Abdullah Ibnu Abi Auf RA tersebut menggambarkan betapa seorang istri harus taat kepada suami. Islam meninggikan kedudukan seorang suami sebagai imam sehingga istri harus patuh.

Ketaatan seorang istri kepada suami merupakan bagian penting yang harus diperhatikan oleh seorang istri. Ketaatan kepada suami menunujukkan kesalehan seorang istri. Hal ini dapat kita pahami dari firman Allah SWT yang termaktub dalam Alquran surah an-Nisa (4) ayat 34.

“Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum perempuan, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. Sebab itu, maka wanita yang saleh ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada oleh karena Allah telah memelihara (mereka).” 

“Wanita-wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya maka nasihatilah mereka dan pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka, dan pukullah mereka. Kemudian, jika mereka menaatimu maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya.Sesungguhnya Allah Mahatinggi lagi Mahabesar.”

Ketika seorang istri taat dan patuh kepada suaminya, akan menjadi sebab bagi sang istri mendapatkan surga. Sebaliknya, pembangkangan seorang istri terhadap suaminya akan berakibat mendapatkan laknat Allah dan di akhirat masuk neraka.

Dalam saahih Ibnu Abi Hatim dari Abu Hurairah ra. ia berkata, Rasulullah SAW bersabda, “Apabila seorang wanita mengerjakan shalat lima waktunya, mengerjakan puasa pada bulan Ramadhan, menjaga kemaluannya, dan menaati suaminya, maka ia akan masuk surga dari pintu mana saja yang ia inginkan.”

Dalam hadis lain, “Jika seorang suami mengajak istrinya berhubungan dan istri menolak, lalu suami marah kepadanya sepanjang malam, para malaikat melaknat istri itu sampai pagi.” (HR Bukhari dan Muslim)

Dengan demikian, bisa dikatakan, bila surganya anak itu terletak pada telapak kaki (keridaan) ibu, surganya istri itu terletak pada telapak kaki (keridaan) suami. Dari Ummu Salamah ra. ia berkata, Rasulullah SAW bersabda, “Wanita (istri) mana saja yang meninggal dalam keadaan suaminya ridoa kepadanya niscaya ia akan masuk surga.”(HR Tirmidzi)

Untuk itu, seorang istri yang ingin dimasukkan ke surga, hendaknya ia selalu taat kepada Allah dan Rasul-Nya serta mencari keridaan suami dengan cara taat dan patuh kepada suaminya. Ketaatan sepanjang suaminya itu tidak memerintahkan dan mengajak kepada kemaksiatan dan kemungkaran. Rasulullah SAW bersabda, “Tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam bermaksiat kepada khalik (Allah).”

Hadits lain yg menjelaskan ttg jalan seorang istri menuju surga dgn mndpt keridhoan suami

“Maukah kalian aku beritahu tentang istri-istri kalian di dalam surga?” Mereka menjawab: “Tentu saja wahai Rasulullaah!”

Nabi menjawab: “Wanita yang penyayang lagi subur. Apabila ia marah, atau diperlakukan buruk atau suaminya marah kepadanya, ia berkata:

“Ini tanganku di atas tanganmu, mataku tidak akan bisa terpejam hingga engkau ridha.” (HR. Ath Thabarani )


jadikan bakti istri kpd suami berbalas ridha Allah.Lakukan baktimu dgn niat ikhlas krn Allah,berusaha sungguh2 & lakukan dgn cara yg baik


Istri yang menginginkan hidup penuh dengan kebahagiaan bersama suaminya adalah istri yang tidak mudah marah.Dan niscaya dia pun akan meredam kemarahan dirinya dan kemarahan suaminya dengan cinta dan kasih sayang demi menggapai kebahagiaan surga.


“Dan org2 yang menahan amarahnya dan mema’afkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang2 yang berbuat kebajikan”. (Qs. Ali-Imran: 134)

apabila suami tidak ridha, Allah pun tidak memberikan keridhaan-Nya.para malaika akan melaknat istri yang durhaka. Rasulullaah  bersabda,"Ada tiga kelompok yang shalatnya tidak terangkat walau hanya sejengkal di atas kepalanya (tidak diterima oleh Allah).Orang yang mengimami sebuah kaum tetapi kaum itu membencinya, istri yang tidur sementara suaminya sedang marah kepadanya,dan dua saudara yang saling mendiamkan (memutuskan hubungan).” (HR. Ibnu Majah)

Minggu, 28 Desember 2014

Kesedihan tiada berujung hidup sedikit amal

Inilah di antara tulisan terbaik Syekh Ali Thanthawi Mesir Rahimahullah:

Pada saat engkau mati, janganlah kau bersedih. Jangan pedulikan jasadmu yang sudah mulai layu, karena kaum muslimin akan mengurus jasadmu.
Mereka akan melucuti pakaianmu, memandikanmu dan mengkafanimu lalu membawamu ke tempatmu yang baru, kuburan.

Akan banyak orang yang mengantarkan jenazahmu bahkan mereka akan meninggalkan pekerjaannya untuk ikut menguburkanmu. Dan mungkin banyak yang sudah tidak lagi memikirkan nasihatmu pada suatu hari.....
 
Barang barangmu akan dikemas; kunci kuncimu, kitab, koper, sepatu dan pakaianmu. Jika keluargamu setuju barang2 itu akan disedekahkan agar bermnfaat untukmu.

Yakinlah; dunia dan alam semesta tidak akan bersedih dg kepergianmu.
Ekonomi akan tetap berlangsung! 
Posisi pekerjaanmu akan diisi orang lain.
Hartamu menjadi harta halal bagi ahli warismu. Sedangkan kamu yg akan dihisab dan diperhitungkan untuk yang kecil dan yang besar dari hartamu!

Kesedihan atasmu ada 3;
Orang yg mengenalmu sekilas akan mengatakan, kasihan.
Kawan2mu  akan bersedih beberapa jam atau beberapa hari lalu mereka kembali seperti sediakala dan tertawa tawa!
Di rumah ada kesedihan yg mendalam! Keluargamu akan bersedih seminggu dua minggu, sebulan dua bulan, dan mungkin hingga setahun??
Selanjutnya mereka meletakkanmu dalam arsip kenangan!

Demikianlah "Kisahmu telah berakhir di tengah2 manusia".
Dan kisahmu yang sesungguhnya baru dimulai, Akhirat!!
Telah musnah kemuliaan, harta, kesehatan, dan anak.
Telah engkau tinggalkan rumah, istana dan istri tercinta.
Kini hidup yg sesungguhnya telah dimulai.

Pertanyaannya adalah:
Apa persiapanmu untuk kuburmu dan Akhiratmu??
Hakikat ini memerlukan perenungan.

Usahakan dengan sungguh2;
Menjalankan kewajiban kewajiban,
hal-hal yg disunnahkan,
sedekah rahasia,
merahasiakan amal shalih,
shalat malam,
Semoga saja engkau selamat.

Andai engkau mengingatkan manusia dengan tulisan ini insyaAllah pengaruhnya akan engkau temui dalam timbangan kebaikanmu pada hari Kiamat. "Berilah peringatan, karena peringatan itu bermanfaat bagi orang orang mukmin"

(Diterjemahkan oleh Ust. Ainul Haris, semoga Allah mengampuninya). Juga sdr mu ini. Aamiin.

Selasa, 23 Desember 2014

JANGAN MERASA DIRI PALING BENAR

UNGKAPAN YG BAGUS

Kebenaran itu datangnya dari Al Qur'an dan sunah Rosul, orang yg menyampaikan suatu pendapat yg sesuai dg Qur'an dan sunah, bukan orang yg merasa paling benar, dialah orang yg berani untuk dibenci disisihkan oleh orang2 yg mmbenci ajaran Islam yg sesuai dg Qur'an Sunnah. 

Dan kalau semua orang pakai dalil jangan merasa diri yang paling benar pasti kemungkaran tak bisa dicegah karna setiap kali mau diberantas ada yang halangin sambil bilang "jangan merasa diri yang paling benar". Ada polisi mau nangkap penjahat. Penjahatnya bilang "jangan merasa diri yang paling benar" dijamin dech Lapas sedunia pada kosong karena penjahatnya pada bebas berkeliaran dan berdalih karena tidak ada aturan yang baku

Kebenaran Islam melalui Quran dan Hadits adalah MUTLAK adanya, yang RELATIF adalah diri yang tak juga yakin.

Taat tanpa TAPI dan NANTI