Jumat, 11 April 2014

Pemilu Demokrasi untuk legislasi UU adalah HARAM!

1. Alkisah GARA-GARA JARI ! (edisi pemilu). Sdh siapkah dgn ptgjwban kelak di akhirat sbb mndukung sistem yg bs menghalalkan yg haram

2. Alkisah, disuatu pengadilan massal yg bersih bebas dari grafitikasi,korupsi,kolusi,dan sgala tindak kecurangan

3.HAKIM : ”Hai Fulan, kenapa anda minum minuman keras, bukankah itu perbuatan dosa dan maksiat?”

4.PEMABOK : ”Betul pak Hakim, saya bersalah. Tapi bukankah saya hanya bisa mabok kalau ada yang menjual minuman keras itu?”

5.HAKIM : ”Hai kamu pedagang miras, kenapa kamu menjual minuman keras?, bukankah menjual miras itu perbuatan dosa dan maksiyat?”

6.PEDAGANG:”Betul pak Hakim,sy jg bersalah. Tp sy hny skedar mnjual saja.Kalau tdk ada pabrik yg mproduksinya,mana bs sy mnjual miras?”

7.HAKIM : ”Hai Pengusaha, kenapa Anda memproduksi minuman keras? Bukankah Anda tahu kalau itu adalah perbuatan dosa dan maksiyat?”

8.PENGUSAHA:”Betul pak Hakim,sy ngaku bersalah. Tp pabrik jg tdk bisa beroperasi kalau tdk ada izin dari instansi & pejabat terkait?”

9.HAKIM : ”Hai Pejabat, kenapa kalian keluarkan izin pendirian pabrik minuman keras?, bukankah itu perbuatan dosa dan maksiyat?”

10.PEJABAT:”Betul pak Hakim,sy jg bersalah. Tp bukankah izin yg kami keluarkan brdasarkan Undang-Undang yg dibuat pemerintah &wakil rakyat?”

11.HAKIM:”Hai Penguasa & anggota Dewan,knp kalian mmbuat Undang2 yg memungkinkan izin itu keluar?Bknkah itu trmasuk prbuatan dosa &maksiat?”

12.PENGUASA-ANGGOTA DEWAN: ”Betul pakHakim,kmi jg bersalah. Tp..Bknkah kmi tdk akan mlkukan itu smua jk kmi tdk dbrikan mandat oleh rakyat?»

13.»Bknkah kmi tdk akan mlakukan itu jk kmi tdk dipilih oleh rakyat? Bknkah kmi tdk akan mlakukan itu smua jika kmi tdk dicoblos rakyat?”

14.HAKIM : ”Mana rakyat yang mencoblosnya, ada gak disini, hayooo ngaku…!”

15.Kedaulatan hny milik Allah,bkn milik sekelompok anggota dewan yg spt Tuhan bs menghalalkan yg haram,mengharamkan yg halal seenaknya

16.bagi yg mencoblos pemilu demokrasi jatuh dlm dosa syirik besar,krn mewakilkan kpd anggota dewan dgn kdaulatan mntapkan hkum mnyamai Allah

17.Dlm demokrasi suara 3 pnjahat dpt nglahkan suara 1 ulama.Dlm Islam suara 1 ulama (brdsarQuran&Sunnah)tdk dpt dkalahkan suara 1000pnjahat

18."...Barangsiapa yg tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang2 yang kafir" (QS al-Maaidah [5] : 44)

19.sistem yg hrs dirubah jk ingin perubahan,& perubahan sistem dpt trcapai tdk hny mlalui pemilu demokrasi.niat yg baik hrs dgn cara yg baik

20.Selengkapnya sila dibaca »» @felixsiauw tulisan saya terkait pemilu »» http://felixsiauw.com/home/pemilu-dan-perubahan-dalam-pandangan-islam/
                  

Taat perintah Allah

1.Dikisahkan dlm Kalamullah Qur'an Surat Al Baqarah (2) Ayat 30: Para Malaikat merasa tahu ttg Manusia akan brbuat apa jk mjd pmimpin dibumi

2. Malaikat merasa bhw manusia akan berbuat kerusakan dan menumpahkan darah bila jd khalifah dibumi,

3. lalu Allah berkata Sesungguhnya Aku mengetahui apa yg tidak kamu ketahui.

4.Maknanya ketika Allah telah menetapkan hukum & memerintahkan amal tertentu maka Malaikat saja tdk boleh "Sok Tahu" di Hadapan Allah SWT

5.Dalam Al Qur'an Surat Yusuf ayat 67: Menetapkan hukum adalah Hak Allah. Lalu sekarang ini Manusia terlalu "sok Tahu" di hadapan Allah,

6.mereka berkata "jika tidak begini nanti begitu, kalo kamu begitu akibatnya begini"
 
7.Dalam mengarungi kehidupan dakwah ini telah digariskan Jalan Lurusnya, seharusnya kita Taat tanpa Tapi, segeralah Taat tanpa Nanti.

8.Demokrasi telah jelas suatu sistem Kufur. Sistem harus diganti! Demokrasi bukan jalan perubahan hakiki.

9.Menjadikan demokrasi jalan perubahan artinya kita mengklaim sedang melakukan perbaikan,

10.namun nyatanya kita sedang berbuat kerusakan, telah melanggar perjanjian Allah (Qs. Al Baqarah ayat 10,11 dan 27)